Cara menghitung titik impas usaha
Setiap produk yang terjual menyumbang margin kontribusi: harga jual dikurangi biaya variabelnya. Sumbangan inilah yang dipakai untuk menutup biaya tetap bulanan. Begitu biaya tetap tertutup, sumbangan produk berikutnya menjadi laba.
Contoh: kedai kopi kecil
| Komponen | Angka |
|---|---|
| Biaya tetap per bulan | Rp6.000.000 |
| Harga jual per gelas | Rp18.000 |
| Biaya variabel per gelas | Rp7.000 |
| Margin kontribusi per gelas | Rp11.000 |
| Titik impas (6.000.000 Γ· 11.000) | 546 gelas/bulan |
| Dengan 26 hari jualan | 21 gelas/hari |
| Target laba Rp4.000.000 | 910 gelas/bulan (35/hari) |
Kalau titik impasnya terlalu tinggi
Ada tiga tuas: naikkan harga jual, turunkan biaya variabel (belanja grosir, kemasan lebih efisien), atau tekan biaya tetap. Menaikkan harga Rp2.000 pada contoh di atas menurunkan titik impas dari 546 menjadi 462 gelas per bulan.
Menghitung harga pokok yang lengkap sebelum menghitung titik impas dibahas di ebook gratis Hitung Modal & Harga Jual yang Untung. Butuh versi Excel? Ambil templat Kalkulator HPP & Harga Jual yang punya lembar titik impas.