Cara menghitung dana darurat
Dana darurat adalah uang cadangan untuk kejadian tak terduga: kehilangan pekerjaan, sakit, usaha sepi, atau perbaikan rumah mendadak. Hitung dari pengeluaran wajib, bukan dari gaji, lalu kalikan dengan jumlah bulan sesuai kondisimu.
Contoh: keluarga dengan satu anak
| Komponen | Angka |
|---|---|
| Pengeluaran wajib per bulan | Rp5.000.000 |
| Target (9 bulan) | Rp45.000.000 |
| Sudah terkumpul | Rp8.000.000 (17,8%) |
| Masih kurang | Rp37.000.000 |
| Menyisihkan Rp1.500.000 per bulan | 25 bulan (2 tahun 1 bulan) |
| Agar terkumpul dalam 12 bulan | Rp3.083.334 per bulan |
Tips mengumpulkannya
Sisihkan di awal bulan begitu gaji masuk, lewat transfer otomatis ke rekening terpisah. Masukkan juga sebagian THR atau bonus. Bila masih punya utang berbunga tinggi, kumpulkan dulu dana darurat kecil (misalnya 1 bulan pengeluaran), lalu fokus melunasi utangnya.
Menyusun anggaran keluarga sampai dana darurat terkumpul dibahas di Atur Keuangan Keluarga.